Abudini الوَجوئي

HIDUP INDAH DI ATAS SUNNAH

Membalas Perbuatan Baik Orang Kepada Kita

عن جابر بن عبد الله الأنصاري قال : ﻗﺎﻝ النبي صلى الله عليه و سلم : من صنع إليه ﻣﻌﺮﻭﻑ
فليجزئه ، فإن لم يجد ما يجزئه فليثن عليه ، فإنه إذا أثنى فقد شكره ، وإن كتمه فقد كفره ، و من تحلى بما لم يعط ، فكأنما لبس ثوﺑﻲ زور

Artinya : Dari jabir bin Abdillah al-Anshari berkata : Rasululloh shallallahu alaihi wa sallam berkata : barang siapa yg mendapatkan perbuatan baik,  hendaknya ia membalasnya, jika ia tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya mk hendaknya ia puji orang trsbt , karena jika ia memujinya mk ia telah berterima kasih padanya , jika ia menyembunyikanya berarti ia telah mengkufurinya. siapa yg berbusana dgn busana yg tdk diberikan untuknya, mk seolah ia berbusana dgn setelan palsu. ( Sahih. takhrij at-Targhib: 2/55 , ash-shahihah:617, at-Tirmidzi di kitab al-birr washilah : 87)

عن أنس ، أن المهاجرين قالوا : يا رسول الله ، ذهب االأنصار بالأجر كله قال : لا ، ما دعوتم الله لهم ، و أثنيتم عليهم به.

Artinya : Dari anas bahwa orang 2 muhajirin berkata :  wahai Rasululloh,  orang 2 anshar pergi dgn membawa seluruh ganjaran ? beliau bersabda , tidak, selama kalian mendoakan mereka kpd Allah dan kalian memuji mereka dgn pahala itu.( Shahih. at-Ta’liqur raghib : 2/56. abu daud di kitab al-adab bab fi syukril ma’ruf , at-Tirmidzi di kitab al- Qiya : 44.)

عن ابن عمر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من استعاز با لله فأعيزوه، ومن سأل بالله فأعطوه، ومن أتى إليكم معروفا فكافئوه، فإن لم تجدوا فادعوا له، حتى يعلم أن قد كافأتموه.

Dari ibnu umar,  ia berkata,  Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,  siapa memohon perlindungan karena Allah,  maka lindungi ia. siapa meminta karena Allah,  maka berilah ia. dan siapa yg berbuat baik kepadamu,  balaslah dengan balasan setimpal,  jika tidak mendapatkanya,  maka do’akanlah ia himgga ia tahu bahwa kalian telah membalasnya dengan balasan yg setimpal. (shahih. ash-shahihah (254) abu daud (9) kitab az-Zakah (38) bab  athiyyatu man sa’ala billah.

Faedah hadist :

1. Membalas hadiah seseorang merupakan perkara yg dianjurkan dlm rangka mengikuti Nabi muhammad shallallahu alaihi wa sallam.
2. Wajib bg seseorang untuk memuji dan mendoakan kebaikan untuk orang lain yg telah berbuat baik kpdnya jk ia tidak mampu membalasnya.
3. Peringatan bg wanita yg memiliki madu agar tidak berhias dgn sesuatu yg tidak diberikan oleh suaminya kmd ia mengaku bhw hal tsb merupakan pemberian suami kpdnya. hal ini dilakukan untuk membuat sedih para madunya dan menyakiti mereka.
4 . Doa dan pujian yg baik kpd orang lain merupakan wasilah terbaik agar seseorang memperoleh pahala dan kebaikan berulang kali.
5. kewajiban melindungi dan menolong setiap orang yg meminta perlindungan dan memohon dengan menyebut nama Allah.
6. sesorang yg meminta perlindungan dengan nama Allah dari ganguan orang lain,  bisa juga bermakna betawassul dengan nama Allah agar dikasihani.
7. tawasul hanya dengan nama Allah, amal sholeh dan orang sholeh yg masih hidup bukan yg sudah meninggal.

والله أعلم
Di tulis oleh
Ustadz Riduan Abu nasyhitha, 16-okt-2014 ,
sekretariat Rumah amal muwahidin (RAM) Pontianak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: